John Stones Disebut Biang Kerok Dari Kekalahan Inggris, Southgate Akhirnya Maju

By | May 6, 2019
John Stones Disebut Biang Kerok Dari Kekalahan Inggris, Southgate Akhirnya Maju

Pelatih Timnas Inggris yang satu ini, Gareth Southgate memberikan pembelaan terhadap bek usia 25 tahun yaitu John Stones kepada banyak agen bola di dunia dan para wartawan. Southgate menilai sang beknya ini tidak sepenuhnya layak disalahkan atas kekalahan Inggris yang sudah menimpanya saat melawan Timnas Belanda.

Baru saja terjadi, Stones dipercaya Southgate untuk menjadi starter di lini pertahanan Inggris. Ia ditugaskan Southgate untuk meredam serangan Timnas Belanda pada partai semifinal UEFA Nations League.

Namun Stones sendiri membuat blunder fatal pada laga tersebut sehingga kekalahan harus diterima tim. Ia membuat tembakan Quincy Promes membelok ke arah Kyle Walker, sehingga tercipta gol bunuh diri bagi Timnas Inggris.

Blunder fatal yang di buat oleh Stones tersebut membuat Stones harus menerima caci maki oleh pendukung The Three Lions, namun Southgate enggan menyalahkan sang bek. “Saya rasa kami memiliki beberapa pemain yang kesulitan mendapatkan jam bermain di akhir musim,” buka Southgate kepada Goal International.

Karena Kelelahan

Dalam analisis Southgate, ada beberapa sebab yang di timbulkan karena terlalu kelelahan yang dialami sebagian pemain Inggris sehingga mereka tidak tampil maksimal pada laga tersebut. Jika analisis ini benar, maka pantas saja kekalahan harus di terima timnas Inggris.

“Saya rasa rasa capek menjadi salah satu penyebab kekalahan kami hari ini. Kami memang bermain kurang tajam, namun saya yang memerintahkan mereka untuk bermain dengan cukup beresiko di lini pertahanan.” Ujarnya.

“Kami tidak akan mencapai semi final jika kami tidak bermain seperti itu. Untuk menjadi tim top, Belanda juga bermain seperti itu namun hari ini kami membuat kesalahan yang fatal.” Tandasnya.

Bukan Salah Stones

Southgate memberikan pernyataan yang tegas bahwa kesalahan yang dibuat Stones itu bukan semata-mata kesalahan sang bek, tetapi karena keputusan taktikalnya yang membuat sang bek harus bermain seperti itu. Bagaimanapun juga setiap permainan tidak bisa di paksakan pemain harus bermain di bagian yang memang tidak ia kuasai.

“Saya harus memberikan dukungan kepada John, karena dia akan mendapatkan banyak kritikan setelah ini. Namun kami yang memerintahkan mereka bermain seperti itu, dan mereka punya nyali untuk melakukan permainan seperti itu.”

“Inilah cara bermain kami dan cara bermain ini bukan penyebab kami kalah. Ada beberapa permainan yang kurang baik di mana kami mengeksekusi taktik ini dengan buruk, dan yang terakhir karena faktor kelelahan. Saya tidak akan bersikap berlebihan, di mana saya harus mendukung para pemain saya di saat-saat sulit seperti ini.” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *